Aritikel Berita



Posted on 24 Agustus 2015 by admin


Kenya, 30-01-2009

Kenya, 30-01-2009

Perdebatan Tentang Sunat Wanita sebagai Cara Pencegahan HIV

Peneliti dan orang awam berdebat mengenai sunat wanita sebagai pencegahan HIV

Beberapa pendukung sunat wanita di Kisii, Kenya, menyatakan bahwa tindakan tersebut akan mengurangi resiko wanita terinfeksi HIV. Para pendukung ini mengatakan bahwa sunat wanita mencegah HIV karena keinginan seksualnya akan berkurang setelah sunat dilakukan, sehingga memiliki lebih sedikit pasangan seksual dan penurunan resiko tertular virus. Peneliti tidak setuju karena ada perbedaan keinginan seksual pada wanita yang telah disunat dengan yang belum. Setelah sunat wanita dilarang bagi anak-anak perempuan berusia kurang dari 18 tahun, penduduk setempat mengatakan bahwa para pendukung prosedur sunat menjadi "lebih agresif dalam upaya mereka mempertahankan prosedur tersebut untuk tetap ada." Walaupun bertentangan dengan kebijakan Departemen Kesehatan, sunat wanita masih marak di Kisii, dengan 97% perempuan menjalani prosedur, kebanyakan ketika mereka remaja. Upaya melawan prosedur sunat memperlihatkan peningkatan resiko HIV dengan metode tradisional seperti pemotongan dengan perlengkapan yang digunakan pada beberapa perempuan. Prosedur ini juga beresiko hemorrhaging - selama prosedur atau proses melahirkan, serta robeknya vagina ketika berhubungan seks - yang dapat mengakibatkan perlunya transfusi darah di daerah yang pasokan darah yang tidak terkontaminsi tidaklah terjamin.

Sumber: Kaiser Network Daily Reports
Berita lengkapd di: 
http://www.kaisernetwork.org/daily_reports/rep_index.cfm?DR_ID=56703

News Flash

Pekerja Seks Dibekali Cara-cara Pencegahan HIVPekerja seks akan dibekali pengetahuan mengenai penggunaan kondom dan pengetahuan akan hak-hak yang dimiliki pekerja seksPekerja seks komersial di Kosta Rika akan dibekali pengetahuan ... Baca Selengkapnya  

Ikuti Kami

Ikuti berita terbaru kami melalui social media :